Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

HADIS EKONOMI 6

HADIS TENTANG JUAL BELI DAN RIBA Karena jual beli sudah dibahas dalam Hadis Ekonomi 5 maka yang akan dibahas dalam blog ini hanya Riba saja. Apabila banyak kekurangan dari materi yang saya unggah saya mohon maaf dan terimakasih telah mengunjungi laman ini. Kata riba berasal dari bahasa Arab, yang secara etimologi berarti al-ziyadah (tambahan) atau al-nama (tumbuh). Pertambahan di sini bisa disebabkan oleh faktor intern atau ekstern. Dalam pengertian linguistik, riba juga berarti tumbuh dan membesar. Adapun menurut istilah teknis, riba berarti pengambilan tambahan dari harta pokok atau modal secara batil. Menurut jumhur ulama, prinsip utama dalam riba adalah penambahan, yaitu penambahan atas harta pokok tanpa adanya transaksi bisnis riil. Menurut Qatadah, riba jahiliyyah adalah seseorang yang menjual barangnya secara tempo hingga waktu tertentu. Apabila telah datang saat pembayaran san pembeli tidak mampu membayar, ia memberikan bayaran tambahan atas penangguhan. [1] ...